
Main game PC pakai keyboard mouse memang presisi, tapi buat genre tertentu — racing, fighting, RPG action, platformer — controller jauh lebih nyaman. Masalahnya, controller original kayak Xbox Wireless Controller atau DualSense PS5 harganya bisa di atas 1 juta. Untungnya, di 2026 ada banyak controller budget berkualitas yang performanya mendekati controller mahal dengan harga sepertiganya. Berikut 5 rekomendasi terbaik di bawah Rp 300 ribu!
1. Rexus Gladius GX100 — Rp 250.000
Rexus udah jadi brand lokal yang trusted di peripheral gaming, dan Gladius GX100 adalah buktinya. Didesain sebagai Xbox-style controller, grip-nya nyaman di tangan besar maupun kecil. Build quality-nya solid untuk harga segini — plastik dengan tekstur matte yang nggak licin.
Fitur: Dual vibration motor, turbo button, kabel USB-A 1.8m (non-braided). D-pad cukup responsif buat game fighting ringan, dan analog stick-nya pakai ALPS-style dengan deadzone minimal. Tombol ABXY tactile dengan travel yang pas.
Kelebihan: Plug & play di Windows, build solid, grip nyaman.
Kekurangan: Kabel non-braided (agak kaku), nggak support wireless, nggak ada software remapping.
Cocok untuk: Gamer PC yang main RPG, racing, dan platformer.
2. Fantech GP13 Shooter — Rp 280.000
Fantech GP13 adalah controller budget dengan fitur yang mengejutkan: gyroscope motion control. Ini langka di harga segini. Gyro berguna banget untuk aiming presisi di game shooter — mirip kayak fitur gyro di Nintendo Switch Pro Controller. Selain itu, ada 2 extra programmable back buttons (M1/M2) yang bisa kamu mapping sesuka hati.
Fitur: Gyro motion, 2 back paddle buttons, RGB lighting, turbo, dual vibration. Koneksi: kabel USB-C dan Bluetooth 5.0. Baterai 600mAh (sekitar 8-10 jam).
Kelebihan: Gyro untuk aiming, back button, Bluetooth + wired, USB-C.
Kekurangan: RGB nggak bisa dimatiin tanpa software, build quality agak plastik-y.
Cocok untuk: Gamer yang main shooter atau butuh extra button.
3. Ipega PG-SW048 — Rp 220.000
Ipega terkenal buat controller budget dengan form factor unik. PG-SW048 adalah controller yang bisa dipakai dalam 3 mode: sebagai gamepad standar, split controller (kayak Joy-Con Nintendo Switch), atau controller telescopic untuk HP (bisa ngejepit HP sampai 7 inch). Multifungsi banget!
Fitur: 3-in-1 design (controller biasa, split, telescopic), dual vibration, turbo, Bluetooth + USB receiver. Baterai 500mAh. Kompatibel dengan PC, Android, iOS, Switch.
Kelebihan: Sangat versatile — satu controller untuk semua device. Desain split unik seru buat co-op ringan.
Kekurangan: Analog stick agak kecil, grip kurang mantap di mode split, baterai agak boros di mode Bluetooth.
Cocok untuk: Gamer yang main di HP dan PC, atau butuh controller buat banyak device.
4. Logitech F310 — Rp 290.000
Jangan terkecoh sama desainnya yang jadul — Logitech F310 adalah tank di dunia controller budget. Controller ini literally bisa bertahan 5+ tahun pemakaian rutin. Layout-nya PlayStation-style (D-pad di atas, analog di bawah), yang mungkin lebih cocok buat kamu yang terbiasa dengan PS controller.
Fitur: Switch XInput/DirectInput di belakang, kabel USB 1.8m, D-pad responsif. Nggak ada vibration. Desain ringan sekitar 200 gram.
Kelebihan: Durabilitas legendaris, switch D-Input/X-Input (kompatibel game jadul & modern), driverless.
Kekurangan: Nggak ada vibration, desain jadul, D-pad kaku untuk fighting game serius.
Cocok untuk: Yang prioritas durability, main game retro, atau butuh controller second di rumah.
5. Gamesir Nova Lite — Rp 300.000
Gamesir Nova Lite adalah pendatang baru yang bikin heboh karena fitur Hall Effect di harga budget. Hall Effect analog stick (pakai magnet, bukan potentiometer) artinya nggak akan pernah kena stick drift — masalah klasik yang bahkan controller mahal pun kena. Ini game-changer di harga segini!
Fitur: Hall Effect analog stick, trigger analog, dual vibration, turbo, macro button. Koneksi: Bluetooth 5.0 + 2.4GHz dongle + USB-C wired. Baterai 500mAh. Kompatibel dengan PC, Switch, Android, iOS.
Kelebihan: Hall Effect = no stick drift forever, 3 mode koneksi, ringan (180g).
Kekurangan: Build material basic, D-pad biasa aja, support software kadang bug.
Cocok untuk: Yang trauma stick drift dan main di banyak platform.
Perbandingan Cepat
| Controller | Harga | Koneksi | Fitur Andalan |
|---|---|---|---|
| Rexus Gladius GX100 | Rp 250K | Wired | Build solid, plug & play |
| Fantech GP13 | Rp 280K | BT + Wired | Gyro aim, back button |
| Ipega PG-SW048 | Rp 220K | BT + USB | 3-in-1 versatile |
| Logitech F310 | Rp 290K | Wired | Durabilitas legendaris |
| Gamesir Nova Lite | Rp 300K | BT + 2.4G + Wired | Hall Effect no drift |
Kesimpulan
Semua controller di atas kasih value yang jauh di atas harganya. Rekomendasi personal: kalau kamu prioritas durability dan fitur anti-drift, ambil Gamesir Nova Lite. Kalau butuh extra back button dan gyro untuk aiming, Fantech GP13 jawaranya. Kalau cuma butuh controller simpel yang bisa diandalkan bertahun-tahun, Logitech F310 nggak akan mengecewakan.
Di harga Rp 200-300 ribu, controller-controller ini udah bisa ngasih pengalaman gaming yang nyaman tanpa bikin dompet menjerit. Happy gaming!
🔗 SpinMujur — panduan hiburan & game online terpercaya.

Pingback: Review Wuthering Waves Mobile 2026: RPG Open World di Genggaman - SpinMujur
Pingback: Setup PC Gaming Budget 5 Jutaan 2026: Daftar Komponen & Tips Lengkap - SpinMujur