Review Onimusha: Way of the Sword — Kebangkitan Sang Samurai yang Memuaskan

Setelah bertahun-tahun dinanti, Capcom akhirnya membangkitkan kembali salah satu waralaba aksi legendarisnya. Onimusha: Way of the Sword hadir membawa nuansa Jepang feodal yang kental, duel samurai yang menegangkan, dan sistem pertarungan yang jauh lebih halus dibanding para pendahulunya. Kami menghabiskan cukup waktu menelusuri era Sengoku, dan inilah ulasan jujurnya.

Baca juga: Review Ace Combat 8: Wings of Theve — Perang Udara Paling Mengesankan di Seri Ini

Baca juga: Call of Duty: Modern Warfare 4 Rilis 23 Oktober 2026, Ini Fitur Baru yang Dinanti

Kembalinya Legenda Samurai

Onimusha: Way of the Sword mengambil latar zaman Sengoku dengan tokoh utama yang terinspirasi dari sosok legendaris Miyamoto Musashi. Game ini menghadirkan serangkaian duel menegangkan melawan berbagai musuh supernatural, lengkap dengan suasana gelap khas seri Onimusha yang begitu dirindukan para penggemar lama.

Yang menarik, Capcom mengadopsi sistem combat modern yang pernah sukses di sejumlah game aksi ternama, namun tetap mempertahankan identitas Onimusha yang khas. Pemain bisa menyerap jiwa musuh untuk memperkuat senjata, menggabungkan strategi serangan dengan ketepatan waktu dalam melakukan parry.

Sistem Parry yang Presisi dan Memuaskan

Jantung dari pertarungan di game ini adalah mekanisme parry yang menuntut ketepatan. Setiap duel terasa seperti pertarungan nyata di mana membaca gerakan lawan jauh lebih penting daripada menekan tombol secepat mungkin. Saat parry berhasil dilakukan, sensasi balasan yang dilancarkan terasa sangat memuaskan.

Bagi pemain yang menyukai tantangan, tingkat kesulitannya terasa pas: menantang tanpa terasa jahat. Setiap kekalahan selalu bisa dipelajari, dan setiap kemenangan terasa sebagai buah dari ketekunan serta pemahaman pola serangan musuh.

Visual dan Suasana yang Otentik

Dari sisi presentasi, game ini berhasil menghadirkan Jepang feodal dengan detail yang meyakinkan. Karya seni lingkungan, pencahayaan, dan desain karakter terasa solid, memperkuat nuansa mencekam sekaligus indah di sepanjang perjalanan. Mode demo yang tersedia juga memberi kesempatan untuk mencoba sebelum membeli, langkah yang patut diapresiasi.

Kelebihan

  • Sistem parry dan combat yang presisi serta memuaskan.
  • Nuansa Jepang feodal yang otentik dan atmosferik.
  • Mekanisme menyerap jiwa yang menambah kedalaman strategi.
  • Mode demo untuk mencoba sebelum membeli.

Kekurangan

  • Alur cerita tergolong standar dan mudah ditebak.
  • Beberapa area terasa repetitif untuk dieksplorasi.
  • Bagi pendatang baru, kurva belajarnya cukup menantang.

Verdict

Onimusha: Way of the Sword adalah kebangkitan yang layak ditunggu. Bukan sekadar nostalgia, game ini menghadirkan pertarungan yang dalam, atmosfer yang kuat, dan rasa puas yang jarang ditemukan di game aksi modern. Jika kamu mencari duel samurai yang menantang, judul ini layak masuk daftar prioritas. Kami memberi rating 8,5 dari 10.

Game ini tersedia di PS5, Xbox Series X/S, Nintendo Switch 2, dan PC dengan harga yang cukup kompetitif untuk ukuran game AAA. Selamat bertarung!

Sumber: Wibu X

SpinMujur

SpinMujur

Review Tales of Eternia Remastered: JRPG Klasik yang Kembali dengan Sistem Kombat Khas

Bagi pencinta JRPG era klasik, kabar kembalinya Tales of Eternia dalam versi remaster tentu jadi…

11 jam

7 Game Co-op Lokal Seru untuk Main Bareng Keluarga di Akhir Pekan

Akhir pekan adalah waktu paling pas buat berkumpul, dan salah satu cara terbaik menikmatinya adalah…

11 jam

Review Jujur Dave the Diver: Game Menyelam dan Kelola Restoran Sushi yang Bikin Ketagihan

Ada game yang diam-diam mencuri perhatian karena memadukan dua aktivitas yang tampaknya tidak nyambung: menyelam…

11 jam

Review Jujur Stray: Game Kucing Petualangan Cyberpunk yang Menghangatkan Hati

Mengontrol seekor kucing di dunia cyberpunk yang penuh robot dan cahaya neon — itulah premis…

2 hari

Review Jujur Pacific Drive: Game Bertahan Hidup Mengemudi di Zona Terlarang

Kalau kamu bosan dengan formula game bertahan hidup yang itu-itu saja, Pacific Drive bisa jadi…

2 hari

Review Final Fantasy Resonance: Demo Sudah Bisa Dimainkan, Kembali ke Akar RPG 2D

Ada satu game yang belakangan ramai dibicarakan pencinta role-playing game klasik: Final Fantasy Resonance .…

2 hari