Picsum ID: 556
Remedy Entertainment dikenal sebagai studio yang tidak pernah takut tampil beda. Dari Alan Wake hingga Control, karya mereka selalu meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. Kini, lewat Control Resonant yang rilis 24 September 2026, studio asal Finlandia itu kembali membuktikan reputasinya.
Baca juga: Review Outer Wilds: Game Eksplorasi Luar Angkasa yang Penuh Keajaiban
Baca juga: Review Firewatch: Game Eksplorasi dengan Cerita yang Membekas
Sebagai sekuel dari Control yang rilis tahun 2019, game ini hadir dengan banyak perubahan berani. Kami menghabiskan waktu cukup lama menyusuri New York yang dipenuhi fenomena paranormal, dan inilah review jujurnya.
Control Resonant menempatkan Dylan Faden sebagai tokoh utama, sosok yang bagi penggemar seri ini tentu bukan nama asing. Pergantian protagonis ini memberi napas baru pada cerita, sekaligus membuka sudut pandang yang sebelumnya belum banyak digali. Setting-nya tetap di New York, tetapi dengan skala gangguan paranormal yang jauh lebih besar.
Suasana sureal khas Remedy tetap terasa kental. Bangunan yang melengkung, ruang yang melanggar logika, dan narasi yang penuh teka-teki membuat setiap sudut kota terasa seperti misteri yang menunggu dipecahkan.
Perubahan terbesar ada pada sistem pertarungan. Jika Control mengandalkan senjata api, Control Resonant justru beralih ke pertarungan jarak dekat bergaya hack-and-slash. Keputusan ini ternyata berhasil. Pertarungan terasa lebih brutal, responsif, dan memuaskan, terutama saat menghadapi kerumunan musuh.
Kombinasi serangan, gerakan menghindar, dan kemampuan paranormal menciptakan ritme yang cepat namun tetap bisa dikendalikan. Pemain dituntut membaca pola musuh, bukan sekadar menekan tombol secara acak.
Dari sisi teknis, Control Resonant adalah salah satu game paling indah tahun ini. Dukungan path tracing membuat pencahayaan dan pantulan terlihat sangat realistis, menambah kedalaman pada suasana horor-surealnya. Perlu diingat, fitur ini menuntut perangkat yang mumpuni agar bisa dinikmati maksimal.
Control Resonant adalah bukti bahwa Remedy masih berada di puncak kreativitasnya. Meski terasa lebih mudah ditebak dibanding karya-karya mereka sebelumnya, kualitas pertarungan, cerita, dan visualnya tetap menempatkan game ini sebagai salah satu rilisan terbaik tahun 2026. Kami memberi rating 9 dari 10, dan ini wajib dicoba bagi penggemar game aksi dengan nuansa sureal.
Sumber: Rock Paper Shotgun
Bagi pencinta JRPG era klasik, kabar kembalinya Tales of Eternia dalam versi remaster tentu jadi…
Akhir pekan adalah waktu paling pas buat berkumpul, dan salah satu cara terbaik menikmatinya adalah…
Ada game yang diam-diam mencuri perhatian karena memadukan dua aktivitas yang tampaknya tidak nyambung: menyelam…
Mengontrol seekor kucing di dunia cyberpunk yang penuh robot dan cahaya neon — itulah premis…
Kalau kamu bosan dengan formula game bertahan hidup yang itu-itu saja, Pacific Drive bisa jadi…
Ada satu game yang belakangan ramai dibicarakan pencinta role-playing game klasik: Final Fantasy Resonance .…