Ada game yang membuatmu tersenyum karena visualnya yang indah, dan ada game yang membuatmu menepuk dahi saat akhirnya memahami sebuah teka-teki. Cocoon masuk ke keduanya. Berikut review Cocoon game puzzle dunia bersarang yang jujur setelah kami menamatkannya dalam beberapa sesi.
Baca juga: Review Jujur: Viewfinder — Puzzle Kreatif yang Mengubah Foto Jadi Dunia Nyata
Dikembangkan oleh Geometric Interactive, Cocoon adalah game puzzle tentang dunia yang bisa kamu bawa, masukkan, dan tinggalkan — layaknya boneka matryoshka raksasa. Apakah keunikannya sebanding dengan reputasinya? Berikut ulasannya.
Cocoon adalah game puzzle tanpa dialog di mana kamu mengendalikan makhluk kecil bersayap yang membawa bola-bola dunia di punggungnya. Setiap bola berisi dunia tersendiri, dan kamu bisa masuk ke dalam atau keluar dari bola-bola itu untuk memecahkan teka-teki yang saling terhubung antar dunia.
Premisnya terdengar rumit, tapi Cocoon menyajikannya dengan cara yang luar biasa elegan. Tidak ada tutorial panjang — kamu belajar lewat eksperimen, dan setiap pemahaman baru terasa seperti penemuan sendiri.
Mekanik membawa dunia di dalam dunia adalah inti Cocoon, dan ia dieksekusi dengan mulus. Kamu bisa meletakkan satu dunia di dalam dunia lain, memicu perubahan di keduanya sekaligus. Rasa puasnya muncul saat kamu menyadari hubungan antar dunia yang selama ini tersembunyi. Kecerdasan desainnya mengingatkan kami pada review Outer Wilds yang sama-sama menghargai rasa penasaran pemain.
Teka-tekinya menantang tanpa terasa tidak adil. Setiap kali buntu, jawabannya selalu ada di lingkungan sekitar — tinggal seberapa teliti kamu mengamati. Cocoon tidak pernah menghukum, hanya menunggu kamu menemukan polanya.
Dunia-dunianya terasa asing namun memikat, dengan palet warna yang tenang dan desain makhluk yang aneh tapi menggemaskan. Suaranya minim dialog, mengandalkan ambient yang membuat suasana terasa misterius namun tidak menekan.
Cocoon bisa ditamatkan dalam sekitar empat hingga lima jam — cukup singkat untuk sebuah game puzzle, tapi justru membuatnya tidak pernah terasa bertele-tele.
Cocoon adalah bukti bahwa game puzzle tidak butuh kata-kata untuk bercerita. Konsep dunianya yang cerdas, teka-tekinya yang memuaskan, dan atmosfernya yang tenang menjadikannya pengalaman yang layak diingat. Kami memberi rating 9 dari 10.
Kalau kamu suka game dengan tantangan berpikir yang elegan, kamu mungkin juga menikmati review Hollow Knight yang menantang lewat ketepatan, atau review A Little to the Left yang lebih santai soal menata barang.
Cocoon mengajarkan bahwa keajaiban bisa bersarang di dalam keajaiban lainnya. Kalau kamu mencari puzzle yang menghargai kecerdasanmu, game ini layak masuk daftar mainmu.
Sumber: Pengalaman bermain langsung dan dokumentasi resmi pengembang Geometric Interactive.
Bagi pencinta JRPG era klasik, kabar kembalinya Tales of Eternia dalam versi remaster tentu jadi…
Akhir pekan adalah waktu paling pas buat berkumpul, dan salah satu cara terbaik menikmatinya adalah…
Ada game yang diam-diam mencuri perhatian karena memadukan dua aktivitas yang tampaknya tidak nyambung: menyelam…
Mengontrol seekor kucing di dunia cyberpunk yang penuh robot dan cahaya neon — itulah premis…
Kalau kamu bosan dengan formula game bertahan hidup yang itu-itu saja, Pacific Drive bisa jadi…
Ada satu game yang belakangan ramai dibicarakan pencinta role-playing game klasik: Final Fantasy Resonance .…