Review Dungeon Settlers: Simulasi Koloni dan Penjelajahan Dungeon yang Menarik di Early Access

Studio independen asal Korea Selatan, CanOpener, resmi merilis game terbarunya, Dungeon Settlers, ke tahap Steam Early Access pada 4 September 2026. Game bertema dark fantasy ini memadukan dua genre yang jarang disandingkan: simulasi koloni dan penjelajahan dungeon.

Diperbarui 14 Oktober 2026. Buat penggemar RPG dengan mekanik unik, ada beberapa judul lain yang layak masuk wishlist-mu. Baca juga: review Sea of Stars dan review Cocoon.

Sebelum rilis, Dungeon Settlers sudah lebih dulu mencuri perhatian. Game ini masuk jajaran 50 demo paling banyak dimainkan selama Steam Next Fest Juni 2026 dan sukses melampaui 200 ribu wishlist di Steam.

Jadi Komandan yang Kelola Pemukiman

Dalam Dungeon Settlers, kamu berperan sebagai komandan yang diutus oleh sebuah Guild. Tugas utamanya cukup padat: mendirikan bangunan, mengelola pemukiman, dan merekrut anggota dengan kemampuan serta sifat yang unik.

Elemen simulasi koloni ini terasa hidup. Setiap rekrutan punya karakteristik berbeda, sehingga kamu perlu menyusun tim yang saling melengkapi sebelum berangkat bertualang.

Penjelajahan Dungeon dengan Tim Empat Orang

Bagian keduanya adalah eksplorasi. Kamu membentuk tim ekspedisi beranggotakan empat orang untuk menyelami dungeon demi mengumpulkan sumber daya. Semakin jauh kamu menjelajah, semakin berbahaya musuh yang dihadapi, tapi imbalannya juga makin berharga.

Desain dunia bawah tanahnya terinspirasi dari anime DanMachi, dengan nuansa fantasi gelap yang kental. Buat penggemar genre dungeon crawler, atmosfernya cukup menggoda untuk dijelajahi berjam-jam.

Sistem Pertarungan Real-Time with Pause

Salah satu fitur yang paling menarik adalah sistem pertarungan real-time with pause. Kamu bisa menganalisis pergerakan musuh, merancang strategi, dan mengombinasikan keterampilan karakter secara efektif sebelum eksekusi berjalan.

Buat pemain yang suka berpikir taktis, mekanisme ini memberi ruang untuk merencanakan setiap langkah tanpa kehilangan tensi pertarungan. Ini jadi pembeda yang bikin Dungeon Settlers terasa lebih dari sekadar simulasi biasa.

Verdict: Layak Dicoba di Early Access

Dungeon Settlers masih dalam tahap Early Access, jadi wajar kalau ada beberapa hal yang belum sempurna. Namun, fondasinya sudah solid: kombinasi manajemen koloni dan eksplorasi dungeon terasa segar, ditambah sistem pertarungan yang memberi ruang berpikir.

Pencapaian 200 ribu wishlist bahkan mendorong CanOpener memajukan jadwal rilis dari 10 September ke 4 September. Studio ini juga dijadwalkan memamerkan game-nya di Tokyo Game Show 2026, pertanda proyek ini punya ambisi jangka panjang.

Kalau kamu suka game manajemen sekaligus penjelajahan dungeon, Dungeon Settlers layak masuk wishlist dan pantas dicoba di Steam (Windows).

Sumber: Medcom.id

SpinMujur

Panduan hiburan & game online terpercaya untuk pemain Indonesia.

Navigasi

Tentang Blog Kontak

Legal

Kebijakan Privasi Disclaimer

© 2026 SpinMujur

Gabung Komunitas

Dapatkan update terbaru seputar game & hiburan. Gabung channel Telegram SpinMujur — GRATIS!

Gabung Sekarang

Rekomendasi untuk Kamu

Sudah tahu cara memilih platform hiburan yang aman? Cek rekomendasi pilihan kami.

Lihat Rekomendasi
Scroll to Top